Berbagai contoh penggunaan htaccess
Mengganti default halaman directory
DirectoryIndex awal.html index.html index.php
Command di atas berguna untuk memberitahu pilihan nama file yang akan dipilih oleh webserver Apache jika sebuah URL diakses tanpa akhiran nama file (mis: http://tokoku.com/ atau http://tokoku.com/subdir/). File yang pertama dibuka pada contoh di atas adalah awal.html, dan jika tidak ada maka akan mencari index.html, dan seterusnya.
Jika semua tidak ada, barulah autoindex ditampilkan.
Redirect
Berguna untuk "melemparkan" pengunjung ke halaman atau website lain.
Redirect / http://sitetujuan
Command diatas akan mengarahkan URL yang kita akses ke URL site tujuan.
Password folder
Silahkan buat .htaccess di direktori yang ingin diprotek. Kalau ingin memprotek dari http://SITENAME/ (dari halaman depan), maka taruh file .htaccess di /s/SITENAME/www/. Isi file ini sbb:
AuthName "sembarang nama, sebagai contoh: area terlarang!"
AuthType basic
AuthUserFile /s/SITENAME/www/.htpasswd
require valid-user
(tentu saja SITENAME diganti dengan nama situs yang sebetulnya). Setelah itu, buatlah .htpasswd dari shell dengan perintah:
htpasswd -c /s/SITENAME/www/.htpasswd NAMAUSERWEB
di mana NAMAUSERWEB diganti yang sebenarnya, mis: snoopy. Lalu akan ditanya password. Lalu coba sekarang refresh http://SITENAME/ maka akan muncul kotak dialog password.
Menyembunyikan Isi Direktori
Jika ingin isi suatu direktori tidak ingin ditampilkan tambahkan baris di .htaccess
IndexIgnore *
Jika ingin menyembunyikan file tertentu saja, misal header.html dan readme.html (pisahkan tiap nama file dengan spasi).
IndexIgnore header.html readme.html
Lihat juga
|